P
|
epanya termasuk salah satu dari jenis buah tropis yang penting. Buah ini tampaknya berasal dari selatan Mexico dan Costarica. Dibawa oleh Penjajah Spanyol ke Mania pada pertengahan Abad ke 16, kemudian berangsur-angsur menyebar ke berbagai negeri tropis dan subtropics. Saat ini pohon papaya banyak dibudidayakan di India, China, Srilangka, Malaysia, Mexico, Brazil, Peru, Venezuela, Afrika tengah dan selatan, Philipina, Australia, dan Kepulauan Pasifik. Eits,Indonesia juga loh. Papaya di nobatka sebagai salah satu buah sehat. Berbagai kebutuhan harian tubuh berupa nutrisi esensial seperti protein. Mineral dan vitamin bisa ditemukan pada buah ini. Kandungan vitamin C-nya semakin meningkat seiring proses matangnya papaya. Pepaya memiliki manfaat bagi pengobatan dan telah dimanfaatkan sejak dulu kala. Tidak sekadar termasuk buah-buahan yang paling mudah untuk dicerna, namun papaya juga membantu tubuh untuk mencerna makanan yang lain. Pepaya masak adalah tonikum yang bagi pertumbuhan anak-anak, bagi wanita hamil maupun menyusui. Ia pun sebagai makanan sumber energi.
Melancarkan Pencernaan
Ilmu pengetahuan modern berusaha mengungkapkan kebenaran anggapan nenek moyang tentang manfaat papaya. Diantar manfaat terpenting yang di temukan adalah enzim pencerna protein pada getah putih atau latexnya. Enzi mini mirip dengan pepsin pada aktivitas pencernaan. Enzi ini mirip dengan pepsin pada aktivitas pencernaan. Enzim yang di temukan sangat kuat sehingga dapat mencerna protein 200 kali berat/beban papaya itu sendiri. Ini berguna membantu enzim tubuh dalam mencerna nutrisi yang diperoleh dari makanan.
Mengobati Gangguan Pencernaan
Kandungan papain pada papaya mentah atau mengakal sangat bermanfaat mengatasi kekurangan cairan lambung, kelebihan mukosa pada perut dalam dyspepsia dan iritasi usus. Buah matang apabila dimakan secara rutin bermanfaat memperbaiki gangguan konstipasi alias sulit buang air besar, wasir berdarah dan diare kronis. Jus papaya juga sangat berguna bagi penyakit dyspepsia (gangguan pencernaan) dan wasir berdarah.
Cacingan
Dalam system pencernaan, papain yang terkandung pada getah papaya muda meruppakan antithelmintik alias pembasmi cacing yang kuat. Satu sendok makan jus segar dan madu secukupnya dicampur dengan 3 sampai 4 sendok makan air panas adalah dosis bagi orang dewasa.
Pepaya sangat kaya dengan kandungan yang disebut caricin yang merupakan obat aami yang efektif untuk mengeluarkan cacing perut.
Gangguan Kulit
Jus papaya muda bersifat mengiritasi, itu berguna untuk mengatasi beberapa gangguan kulit. Pepaya mengatasi bengkak pada kulit, mencegah kulit bernanah atau jerawat kulit dan penyakit-penyakit kulit lain. Jus papaya muda menghilangkan bintik-bintik hitam yang muncul karena paparan sinar matahari, serta menjadikan kulit bagus dan halus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar